- Menghambat Kemandirian Anak Saat anak selalu ditunggui, mereka jadi terbiasa bergantung pada orang tua. Padahal sekolah adalah tempat belajar mandiri – belajar memakai sepatu, makan, dan membereskan barang sendiri.
- Anak Jadi Sulit Bersosialisasi
Kehadiran orang tua membuat anak lebih nyaman bersama orang dewasa dibanding dengan teman sebayanya.
Kalau dibiarkan, anak bisa kesulitan berinteraksi dan bekerja sama dalam kelompok.
- Mengganggu Fokus Belajar
Anak bisa terus menoleh ke arah orang tuanya dan sulit mendengarkan guru. Akhirnya, perhatian anak terpecah dan kegiatan belajar tidak maksimal.
- Mengurangi Wibawa Guru
Anak bisa bingung harus mengikuti siapa – guru atau orang tua.
Ini membuat guru sulit membangun otoritas dan kedisiplinan di kelas.
- Anak Sulit Menyesuaikan Diri
Masa adaptasi adalah latihan penting agar anak bisa berani menghadapi lingkungan baru. Kalau selalu ditunggui, anak tidak belajar mengelola rasa takut dan cemas sendiri.
Biarkan anak belajar mandiri, percaya pada gurunya, dan berani menghadapi dunia




































