Kekerasan tidak berhenti pada luka fisik. Dampaknya menetap dalam diri korban, memengaruhi cara mereka merasa, berpikir, dan melihat dunia. Banyak yang tumbuh dengan rasa takut, rapuh, dan kehilangan arah. Luka seperti ini tidak selalu terlihat, tapi jejaknya panjang.
Dampak tragis kekerasan bisa muncul dalam banyak bentuk. Kekerasan bukan hal sepele. Ia merusak pelan-pelan. Memahami dampaknya adalah langkah pertama untuk menghentikannya. Tidak ada alasan membiarkan kekerasan terus terjadi.
Kekerasan tidak berhenti pada luka fisik. Dampaknya menetap lama dalam diri korban, mempengaruhi cara mereka melihat diri sendiri dan dunia di sekelilingnya. Banyak yang tumbuh dengan rasa takut, kerentanan dan kebingungan arah hidup. Ini pengingat bahwa kekerasan meninggalkan jejak panjang yang harus dipahami dan dicegah sejak awal.
Lantas, apa saja dampak yang harus ditanggung korban kekerasan?
- menjadi monster
Korban kekerasan sejak kecil beresiko meniru perilaku yang sama ketika tumbuh dewasa. Banyak pelaku perundungan sebenarnya pernah menjadi korban, sehingga siklus kekerasan terus berulang.
2. Menjadi rapuh
Korban kekerasan sering mengembangkan rasa rendah diri yang kuat. Mereka merasa tidak berdaya, tidak berharga an melihat diri seolah pantas dirundung.
3. Menjadi Trauma
Trauma akibat kekerasan dapat memunculkan ketakutan yang tidak wajar dan menganggu kehidupan korba hingga dewasa. Ini juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serius, termasuk masalah kejiwaan.
4. Menjadi Penuh Curiga
Korban kekerasan sering kehilangan kepercayaan pada orang lain. Mereka memandang lingkungan dengan curiga dan merasa tidak ada yang bisa melindungi mereka.
5. Menjadi Agresif
Korban kekerasaan bisa menjadi pribadai yang agresif. Mereka perlu menyerang tanpa alasan sebagai bentuk pertahanan diri, baisanya karena meniru perilaku pelaku sebelumnya.
6. Menjadi Depresi
Depresi pada korbna kekerasaan dapat menimbulkan putus as, hilangnya percaya diri, sulit tidur dan berkonstrasi, serta rasa tidak berguna. Kondisi ini perlahan merusak kesehatan fisik dan mental mereka.






































