Jakarta – Sebanyak 613 guru madrasah dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti program pelatihan Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan British Council. Program ini berlangsung selama delapan minggu dan difokuskan pada peningkatan kompetensi bahasa serta metode pengajaran di kelas.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan komunikasi Bahasa Inggris para guru, sekaligus membekali mereka dengan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif. Kegiatan dilakukan melalui kombinasi sesi daring, praktik mengajar, serta pendampingan oleh fasilitator berpengalaman.
Lebih dari 80 Persen Peserta Naik Level
Hasil evaluasi akhir menunjukkan capaian yang menggembirakan. Lebih dari 80 persen peserta mengalami peningkatan level kemampuan Bahasa Inggris berdasarkan asesmen yang dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan. Selain peningkatan kompetensi bahasa, para guru juga dinilai semakin percaya diri dalam menyampaikan materi Bahasa Inggris di kelas.
Para peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru dalam teknik pengajaran, seperti penggunaan metode komunikatif, pendekatan berbasis proyek, serta pemanfaatan media pembelajaran yang lebih variatif.
Dorong Madrasah Go Global
Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah agar mampu bersaing di tingkat global. Dengan penguatan kompetensi guru, diharapkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di madrasah semakin meningkat dan mampu membekali siswa dengan keterampilan berbahasa yang relevan di era internasional.
Kementerian Agama menegaskan bahwa kolaborasi dengan British Council merupakan langkah strategis untuk menghadirkan standar pelatihan berkelas internasional bagi guru madrasah. Ke depan, program serupa direncanakan akan diperluas agar semakin banyak guru mendapatkan kesempatan peningkatan kapasitas.
Melalui pelatihan ini, madrasah dinilai semakin siap mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi global untuk menghadapi tantangan dunia modern.





































