Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melaporkan bahwa 23 sekolah di daerah tersebut terdampak banjir akibat meluapnya sejumlah sungai. Pendataan masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri, mengatakan bahwa kebijakan untuk meliburkan atau tetap masuk sekolah tidak diberlakukan secara seragam. Semuanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah, apalagi sebentar lagi siswa akan menghadapi ujian semester.
“Sebagian besar sekolah tergenang di bagian halaman atau luar bangunan, tapi ada juga air yang sampai masuk ke kelas dan merendam meja serta kursi,” jelasnya.
🏫 Daftar Sekolah Terdampak
Dari pendataan sementara, sekolah-sekolah yang terdampak meliputi:
Taman Kanak-Kanak (TK)
- TK ABA Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan
- TK Kasih Ibu, Kecamatan Koto Balingka
Sekolah Dasar (SD) – 12 sekolah
Termasuk SDN 18 Luhak Nan Duo, SDN 25 Lembah Melintang, SDN 08 Sasak, SDN 23 Pasaman, SDN 28 Kinali, SDN 08 Koto Balingka, dan beberapa SD lainnya yang tersebar di Ranah Batahan, Koto Balingka, Sungai Beremas, serta Kinali.
SMP – 7 sekolah
Di antaranya SMP 02 Sasak, SMP 04 Koto Balingka, SMP 04 Kinali, SMP 05 Sungai Beremas, SMP 05 Koto Balingka, SMP 03 Lembah Melintang, serta MTs Sikabau Koto Balingka.
SMA – 1 sekolah
- SMA Swasta Sikabau
🙏 Harapan untuk Kondisi Membaik
Imter Pedri berharap banjir segera surut agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan normal.
“Kami berharap hujan cepat reda, air surut, dan anak-anak bisa kembali belajar seperti biasa,” ujarnya.




































