“Listen to know, mendengarkan untuk memahami, menjadi kunci penting dalam mencegah kekerasan seksual di satuan pendidikan.”
.
Hal tersebut disampaikan oleh Profesor Madya Universitas Sydney, Victoria Rawlings dalam Lokakarya Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Hotel Grand Tjokro Bandung, Rabu (14/1/2026)
.
Vic, sapaan akrabnya menekankan bahwa keberanian siswa untuk melapor merupakan hal luar biasa dan harus direspons dengan dukungan.
.
“Jangan langsung berpikir untuk menyelesaikan masalahnya, tetapi tawarkan dulu kepedulian, kasih, dan pemahaman. Ketika seorang anak menceritakan lukanya kepada ibu guru, itu tanda ia percaya,” ujarnya.
.
Sedangkan Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat menyebut, kekerasan seksual pada remaja sebagai fenomena gunung es.
.
“Regulasi sudah kuat melalui Permendikbud dan Tim TPPK. Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan ramah bagi anak melalui advokasi dan edukasi berkelanjutan,” tegasnya.
.
Lokakarya hasil kolaborasi Disdik Jabar ini diikuti 42 kepala sekolah dan guru dari 24 SMA di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII. Berlangsung pada 14–15 Januari 2026 di Hotel Grand Tjokro Bandung, dibiayai sepenuhnya oleh Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Universitas Sydney.
























