Transformasi pembelajaran digital terus berlangsung di SMK Muhammadiyah 1 Pandaan. Papan tulis konvensional yang selama ini digunakan dalam kegiatan belajar mengajar kini mulai digantikan dengan layar sentuh interaktif. Inovasi ini mendorong guru menjadi lebih kreatif dalam menyampaikan materi, sekaligus meningkatkan antusiasme siswa dalam mempelajari coding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Dengan layar sentuh interaktif, materi pembelajaran dapat ditampilkan secara visual dan dinamis. Guru tidak hanya menjelaskan konsep secara lisan, tetapi juga langsung mempraktikkan penulisan kode, simulasi program, hingga pemanfaatan teknologi AI di depan kelas. Siswa pun dapat mengikuti pembahasan secara bersama-sama, berdiskusi, serta mencoba langsung materi yang disampaikan.
Para guru menyebutkan, penggunaan teknologi ini mempermudah proses pembelajaran karena materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Berbagai aplikasi pendukung, video pembelajaran, hingga contoh kasus nyata dari dunia industri bisa ditampilkan secara langsung, sehingga pembelajaran terasa lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Sementara itu, para siswa mengaku semakin termotivasi untuk belajar. Tampilan materi yang interaktif membuat mereka lebih mudah memahami konsep coding dan AI yang sebelumnya dianggap rumit. Proses belajar tidak lagi monoton, melainkan lebih kolaboratif dan menantang, sesuai dengan karakter generasi digital.
Pihak sekolah berharap, penerapan layar sentuh interaktif ini dapat memperkuat kompetensi siswa, khususnya dalam bidang teknologi informasi dan rekayasa perangkat lunak. Dengan pembelajaran yang adaptif dan berbasis teknologi, SMK Muhammadiyah 1 Pandaan optimistis dapat mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sejalan dengan tuntutan era digital dan industri berbasis AI.

























