Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terus didorong menjadi ruang pembiasaan hidup sehat bagi anak sejak usia dini. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program Gigi Anak Sehat di SPS Negeri Bale Bermain Rubah, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (19/1).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI). Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut kepada anak-anak sejak dini melalui pendekatan yang ramah dan sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
Dalam pelaksanaannya, anak-anak PAUD mendapatkan edukasi seputar cara merawat gigi dan mulut yang benar, termasuk kebiasaan menyikat gigi secara rutin. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut oleh tenaga profesional dari FKG UI, dengan metode yang menyenangkan agar anak merasa nyaman dan tidak takut.
Melalui program ini, diharapkan anak-anak dapat mengenal dan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini, khususnya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut yang kerap menjadi persoalan pada usia anak-anak.
Kegiatan Program Gigi Anak Sehat ini juga sejalan dengan berbagai inisiatif kesehatan anak yang tengah dijalankan Pemprov DKI Jakarta. Beberapa di antaranya adalah program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta penguatan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di satuan pendidikan.
Pemprov DKI Jakarta menilai, lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat anak. Oleh karena itu, satuan PAUD diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembiasaan perilaku sehat yang berkelanjutan.
Kolaborasi dengan perguruan tinggi, seperti FKG UI, menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan di sekolah, sekaligus memastikan edukasi yang diberikan berbasis keilmuan dan praktik terbaik.
Dengan adanya Program Gigi Anak Sehat, Pemprov DKI Jakarta berharap kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat tumbuh sejak usia dini dan berlanjut hingga anak-anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya, sehingga mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
































