Sebanyak 6.840 siswa SD dan SMP di Jawa Barat akan mengikuti pemetaan kompetensi matematika pada Februari 2026.
.
Program ini dilaksanakan Dinas Pendidikan Jawa Barat, berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memetakan penguasaan kompetensi matematika siswa berbasis sampel.
.
Guru Besar FMIPA ITB, Edy Tri Baskoro menjelaskan pemetaan ini bersifat diagnostik, reflektif, dan kebijakan. “Sehingga, nanti kita bisa memiliki peta kompetensi matematika siswa SD dan SMP, policy brief untuk perbaikan kurikulum dan pembelajaran serta model pemetaan berbasis digital yang bisa direplikasi secara nasional,” ujarnya.
.
Adapun sampel yang diambil adalah siswa SD dan SMP di wilayah cekungan Bandung, meliputi Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, dan Kota Cimahi.
.
Pelaksanaan pemetaan kompetensi direncanakan pada 3–4 Februari 2026 untuk tingkat SMP sederajat dan 10–11 Februari 2026 untuk tingkat SD sederajat.
.
Perwakilan Disdik Jabar, Ai Nurhasan menegaskan, pemetaan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan lanjutan di Jabar.
.
Disdik Jabar pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pelaksanaan program ini demi penguatan mutu pendidikan berbasis data.





































