Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan meluncurkan program Bercanda (Bersama Membaca dengan Ayah Bunda) sebagai upaya menumbuhkan minat baca anak usia dini sejak dini. Program ini menekankan pentingnya keterlibatan orang tua, khususnya ayah dan ibu, serta guru PAUD dalam menciptakan kebiasaan membaca yang hangat dan menyenangkan bagi anak.
Melalui program Bercanda, anak-anak PAUD diajak meluangkan waktu 10–15 menit setiap hari untuk membaca bersama orang tua di rumah maupun bersama guru di satuan pendidikan. Aktivitas membaca dilakukan secara santai, tanpa tekanan, sehingga anak dapat menikmati cerita sekaligus membangun kedekatan emosional dengan orang tua.
Kepala Dindik Kota Pekalongan menyampaikan bahwa rendahnya minat baca anak tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Peran keluarga, terutama orang tua, menjadi kunci utama dalam membentuk kebiasaan literasi sejak usia emas. Dengan menghadirkan ayah dan ibu sebagai pendamping membaca, anak diharapkan lebih termotivasi dan merasa membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan.
“Program Bercanda ini bukan soal seberapa banyak buku yang dibaca, tetapi bagaimana momen membaca menjadi pengalaman yang hangat, penuh perhatian, dan bermakna bagi anak,” ujarnya.
Selain di rumah, program ini juga diterapkan di lembaga PAUD melalui kegiatan membaca bersama guru. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing anak mengenal buku, gambar, dan cerita sesuai tahap perkembangan mereka. Buku-buku yang digunakan pun disesuaikan dengan usia anak, berisi cerita bergambar, nilai karakter, serta pesan moral sederhana.
Dindik Kota Pekalongan berharap, melalui program Bercanda, budaya literasi dapat tumbuh sejak usia dini dan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan hingga jenjang pendidikan selanjutnya. Program ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya dalam aspek bahasa, imajinasi, dan karakter.
Ke depan, Dindik Kota Pekalongan akan melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program Bercanda di seluruh satuan PAUD, serta mendorong partisipasi aktif orang tua agar gerakan membaca bersama dapat berjalan konsisten dan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.





































