Akses pendidikan menengah di Kabupaten Pati bakal semakin merata. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan pembangunan dua SMA Negeri baru yang akan berlokasi di Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Jaken.
Kebijakan ini diambil sebagai upaya pemerataan layanan pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan sekolah negeri di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan daya tampung.
Jawab Kebutuhan dan Daya Tampung
Selama ini, sejumlah lulusan SMP di wilayah Tambakromo dan Jaken harus menempuh jarak cukup jauh untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA negeri. Kondisi tersebut kerap menjadi kendala, baik dari sisi transportasi maupun biaya tambahan yang harus ditanggung keluarga.
Dengan dibangunnya SMA Negeri di dua kecamatan tersebut, Pemprov Jateng berharap dapat memperluas akses sekaligus meningkatkan angka partisipasi sekolah menengah atas di Kabupaten Pati.
Pembangunan ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di sekolah-sekolah negeri yang sudah ada serta memberikan pilihan pendidikan yang lebih dekat dan terjangkau bagi masyarakat.
Komitmen Pemerataan Pendidikan
Pemprov Jateng menegaskan bahwa pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia. Pembangunan SMA Negeri baru ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak tanpa terkendala jarak dan keterbatasan fasilitas.
Selain pembangunan fisik gedung sekolah, pemerintah juga akan menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, tenaga pendidik, serta sistem administrasi yang memadai agar sekolah dapat beroperasi optimal sejak awal.
Dorong Peningkatan Kualitas SDM
Kehadiran SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken diharapkan tidak hanya memperluas akses, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Sekolah baru ini nantinya dirancang untuk memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan standar pendidikan nasional.
Masyarakat setempat menyambut positif rencana pembangunan ini, karena dinilai dapat meringankan beban orang tua serta membuka peluang lebih besar bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dengan langkah ini, Pemprov Jawa Tengah menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan pendidikan menengah yang lebih inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh warga, khususnya di Kabupaten Pati.




































