“Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan tiga inovasi strategis untuk memperkuat tata kelola dan budaya inovasi pendidikan di lingkungan Dindik Jatim. Tiga terobosan tersebut ialah IMAS (Integrated Management Administration System), Buku Saku Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta penguatan layanan inovasi internal yang ditujukan untuk mempermudah kerja guru dan tenaga kependidikan. Peluncuran ini juga menjadi penanda bahwa tahun 2025 dicanangkan sebagai tahun inovasi di Dindik Jatim, di mana seluruh jajaran dan satuan pendidikan didorong melahirkan inovasi yang produktif dan berdampak.
IMAS dikembangkan oleh Bidang Pembinaan GTK sebagai jawaban atas kebutuhan transformasi digital dalam pengelolaan administrasi pendidikan. Melalui aplikasi ini, berbagai layanan administrasi guru dan tenaga kependidikan disatukan dalam satu platform yang terkelola secara sistematis dan mudah diakses. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan kembali bahwa fokus utama guru adalah di kelas. “Guru tugasnya mengajar dan mendidik. Selebihnya adalah tugas institusi yang menaungi,” ujar Aries, menegaskan perubahan paradigma pengelolaan administrasi GTK.
Dengan hadirnya IMAS, proses administrasi seperti perhitungan jam pelajaran, satuan kredit semester (SKS), hingga kredit fungsional kini dilakukan secara otomatis dan berbasis sistem, tanpa lagi mengandalkan pengumpulan berkas manual yang menyita waktu. Aries menambahkan, arahan serupa juga datang dari pemerintah pusat. “Pak Menteri sudah menyampaikan, guru fokus mengajar dan mendidik. Urusan administrasi menjadi tanggung jawab institusi,” tuturnya. Menurutnya, keberadaan IMAS membuat peran GTK dalam mengajar tidak terganggu sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih nyaman dan kondusif.
Tak hanya mengotomatisasi urusan administratif, IMAS juga menyediakan kanal pengaduan khusus bagi guru dan tenaga kependidikan. Melalui kanal ini, GTK dapat menyampaikan keluhan maupun aspirasi, mulai dari persoalan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar sampai urusan kenaikan pangkat.

































