Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukoharjo, Kamis sore (19/2) mneyebabkan genangan di wilayah perkotaan.
Salah satu fasilitas yang terdampak, yakni SMPN 3 Sukoharjo. Luapan air sungai di sekitar menggenangi sekolah yang terletak di Jalan DR Sutomo tersebut.
Akibatnya, 14 kelas terendam genangan air setinggi paha orang dewasa. Termasuk ruang guru, kepala sekolah, tata usaha (TU), workshop, lab IPA, masjid, bimbingan konseling (BK), hingga koperasi.
Kondisi tersebut mematik keprihatinan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo Havid Danang Purnomo Widodo.
Tanpa dikomando, Havid membantu mengepel lantai kelas yang tergenang air, Jumat (20/2). Pembersihan dibantu guru dan staf.
Setelah dibersihkan, harapannya kegiatan belajar mengajar (KBM) pekan depan kembali normal. Sebab saat ini siswa diliburkan di awal bulan puasa Ramadan 1447 Hijriah.
Menurut Havid, banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dalam waktu cukup lama. Sehingga sungai di sekitar SMPN 3 Sukoharjo tidak mampu menampung debit air, hingga meluap ke lingkungan sekitar.
Setelah ini, dilakukan pendataan terkait kerusakan sarana prasarana maupun perlengkapan sekolah yang terdampak.
Prioritas utama saat ini adalah memastikan ruang belajar aman dan layak digunakan kembali.
“Kami ingin memastikan siswa kembali belajar dengan nyaman. Kalau ada kerusakan fasilitas, segera kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” tegasnya.


































