JAKARTA – Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan (P4) Kota Administrasi Jakarta Barat resmi membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan secara daring. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan guna menjawab tantangan pembelajaran yang terus berkembang.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini mencakup sejumlah materi strategis, di antaranya Pendidikan Inklusi Tingkat Lanjut bagi pendidik jenjang SD, Pendidikan Inklusi Tingkat Mahir bagi pendidik SMP, Pembelajaran Bahasa Inggris yang Menyenangkan bagi pendidik SMA, serta Pendidikan Inklusi bagi kepala satuan pendidikan kesetaraan.
Ketua Satuan Pelaksana Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Pendidik, Chidam Cholik, menyampaikan bahwa sebanyak 150 peserta mengikuti pelatihan yang dibagi ke dalam lima kelas. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari kerja secara daring dengan dukungan narasumber dari berbagai mitra pendidikan dan pelatihan profesional.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan DKI Jakarta menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Setiap peserta didik memiliki karakteristik, kemampuan, dan kebutuhan belajar yang berbeda sehingga guru dituntut mampu menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif dan inklusif.
Menurutnya, pendidikan inklusi menjadi salah satu fokus penting karena setiap anak berhak memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah, adil, dan berkualitas.
Selain membahas pendidikan inklusi, pelatihan juga memberikan wawasan mengenai metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Diharapkan para peserta dapat menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang lebih efektif sehingga mampu meningkatkan keterlibatan serta hasil belajar peserta didik di sekolah.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan DKI Jakarta berharap kualitas layanan pendidikan terus meningkat seiring dengan berkembangnya kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan. Program pelatihan berkelanjutan dinilai menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman dan mampu menjawab tantangan masa depan.









