Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie buka suara terkait polemik alumni LPDP yang viral usai pernyataan soal kewarganegaraan anaknya. Stella menegaskan setiap beasiswa negara memiliki makna lebih dari sekadar bantuan pendidikan, melainkan berkaitan dengan tanggung jawab moral kepada bangsa.
“Saya pernah dikecam netizen ketika mengimbau penerima beasiswa S1 luar negeri Kemdiktisaintek bahwa beasiswa adalah utang. Namun kenyataannya memang demikian: setiap beasiswa dari negara adalah utang budi,” kata Stella. Ia menilai polemik ini menjadi pengingat pentingnya memahami beasiswa sebagai amanah, bukan sekadar fasilitas.
“Kontroversi yang muncul belakangan ini pada dasarnya mencerminkan kegagalan pendidikan moral pada tahap awal kehidupan. Beasiswa tidak dipahami sebagai amanah, melainkan sekadar fasilitas. Di sinilah letak persoalannya,” ujarnya. Stella juga menekankan kontribusi kepada negara dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia.


























