JAKARTA – Pemerintah mempercepat persiapan tahapan seleksi CPNS dan PPPK 2026, khususnya untuk formasi Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Percepatan ini dilakukan seiring target pemerintah agar program MBG dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.
Formasi Dapur MBG menjadi salah satu kebutuhan strategis karena berkaitan langsung dengan penyediaan layanan gizi bagi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya. Untuk itu, pemerintah menyiapkan skema rekrutmen aparatur yang akan mengisi berbagai posisi pendukung operasional dapur, mulai dari pengelola, tenaga administrasi, hingga petugas teknis sesuai kebutuhan.
Berdasarkan informasi awal, tahapan seleksi CPNS dan PPPK 2026 untuk formasi Dapur MBG akan mengikuti mekanisme nasional, meliputi perencanaan formasi, pengumuman seleksi, pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi kompetensi, hingga penetapan kelulusan. Pemerintah menargetkan proses seleksi dapat dimulai lebih awal agar penempatan pegawai tidak menghambat pelaksanaan program.
Kementerian terkait menegaskan bahwa rekrutmen ini mengutamakan transparansi dan akuntabilitas, serta disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan. Selain itu, calon pelamar diimbau mulai menyiapkan dokumen persyaratan, seperti identitas diri, ijazah sesuai kualifikasi, serta dokumen pendukung lainnya sejak dini.
Formasi Dapur MBG juga membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki latar belakang pendidikan dan keterampilan yang relevan dengan pengelolaan layanan pangan dan gizi. Pemerintah berharap kehadiran aparatur yang kompeten dapat memastikan program MBG berjalan efektif, higienis, dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pemerintah daerah diminta aktif berkoordinasi dalam pemetaan kebutuhan pegawai Dapur MBG agar formasi yang dibuka benar-benar tepat sasaran. Sinkronisasi pusat dan daerah menjadi kunci agar proses rekrutmen tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas.
Masyarakat yang berminat mengikuti seleksi CPNS dan PPPK 2026 untuk formasi Dapur MBG diminta untuk memantau pengumuman resmi pemerintah melalui kanal nasional dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Dengan dikebutnya tahapan seleksi ini, pemerintah berharap seluruh kebutuhan SDM untuk Dapur MBG dapat terpenuhi tepat waktu, sehingga program pemenuhan gizi nasional dapat berjalan maksimal mulai tahun 2026.





































