Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mendukung pelaksanaan Final Virtual Company Indonesia (VCI) Business Plan Competition 2026 yang digelar di HighScope Indonesia Institute, Rabu (11/2). Ajang ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengasah kompetensi kewirausahaan melalui penyusunan dan presentasi rencana bisnis berbasis proyek.
Kompetisi tersebut melibatkan 18 tim dari tujuh sekolah jejaring. Dari jumlah tersebut, delapan tim terbaik berhasil melaju ke babak final. Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh 92 peserta didik, termasuk 11 siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), yang turut menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya dalam merancang ide usaha inovatif.
Pada babak final, para peserta mempresentasikan berbagai gagasan bisnis di bidang teknologi, e-commerce, pengembangan game, hingga recycling & reuse. Presentasi dilakukan di hadapan dewan juri dengan penilaian mencakup aspek inovasi, kelayakan bisnis, strategi pemasaran, serta kemampuan komunikasi dan penyampaian ide.
Kegiatan ini sejalan dengan strategi transformasi pendidikan vokasi yang tengah diperkuat melalui kolaborasi dengan dunia industri. Selain itu, kompetisi ini juga mendukung program prioritas “Langkah Pasti Anak Jakarta” yang bertujuan membangun mental tangguh, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kesiapan karier peserta didik di masa depan.
Pada kategori Basic, tim Santara dari SMKN 20 Jakarta berhasil meraih penghargaan Outstanding Presentation dan Best Business Plan. Sementara itu, tim Ventuphous dari SMKN 51 Jakarta memperoleh penghargaan Best Marketing Strategy, dan tim Revo’N dari SMKN 43 Jakarta meraih Best Innovative Idea.
Melalui kompetisi ini, Dinas Pendidikan DKI Jakarta berharap semangat kewirausahaan di kalangan siswa semakin tumbuh, sehingga lulusan sekolah vokasi tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan berkontribusi bagi perekonomian daerah maupun nasional.





































