Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi menggulirkan program “Kota Palu Menuju Pendidikan Global” sebagai agenda strategis tahun 2026. Program ini dirancang untuk mendorong transformasi pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing sekolah-sekolah di Palu agar mampu sejajar dengan standar nasional maupun internasional.
Kepala Disdikbud Kota Palu, Hardi, menjelaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar slogan, tetapi sudah diturunkan ke dalam beberapa langkah konkret. “Salah satu program kami adalah Kota Palu menuju pendidikan global. Ada beberapa langkah yang sudah dan akan kami lakukan,” ujarnya kepada TribunPalu.com, Senin (12/1/2025).
Langkah pertama yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan Google Indonesia untuk penguatan pembelajaran berbasis digital di sekolah. Disdikbud Palu mendorong pemanfaatan berbagai platform, mulai dari Gemini AI, Canva, hingga beragam aplikasi belajar digital yang disediakan Google. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan pola pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Selain dengan Google, Disdikbud Palu juga bekerja sama dengan Sampoerna University dan Sampoerna Foundation, terutama dalam pengembangan program magang. “Kita sudah melakukan magang nasional, ke depan kita akan melakukan magang internasional. Ini bagian dari upaya membuka wawasan global bagi dunia pendidikan di Kota Palu,” kata Hardi.
Sebagai bentuk kesiapan satuan pendidikan, Disdikbud Palu telah menyeleksi sekolah-sekolah yang akan menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). “Alhamdulillah, sudah ada 44 sekolah yang kami seleksi menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google. Sekolah-sekolah ini akan melahirkan guru-guru pelopor digital,” ujarnya.
Hardi menegaskan, transformasi menuju pendidikan global harus dimulai dari penguatan kompetensi guru, terutama dalam penerapan pembelajaran digital di kelas. “Mulai dari gurunya harus mampu menerapkan pembelajaran digital. Contohnya sudah berjalan baik di SDN 5 dan SMPN 2,” tambahnya.























