Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno membuka Festival Imlek Jakarta 2026 di Bundaran Hotel Indonesia, Jumat (13/2). Festival ini menjadi upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan Jakarta yang inklusif dan menghargai keberagaman, sekaligus ruang belajar toleransi dan kebhinekaan bagi masyarakat, termasuk peserta didik.
Pembukaan dimeriahkan Simfoni Imlek Jakarta dengan paduan suara lintas suku. Rangkaian kegiatan meliputi Lomba Dekorasi Imlek (98 gedung), Festival Pecinan di Taman Mini Indonesia Indah, video mapping di Monumen Nasional, Jakarta Light Festival di Kota Tua, Festival Kelenteng, hingga puncak Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 di Pecinan Glodok sebagai ruang apresiasi budaya dan kebersamaan warga.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga mengerahkan partisipasi peserta didik dari SMA Kolese Kanisius, SMAS Tri Ratna, SMAN 2 Jakarta, dan SMAS Sinar Dharma untuk turut serta memeriahkan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam Festival Imlek Jakarta 2026.
Keterlibatan ini menjadi wujud nyata komitmen pendidikan dalam menumbuhkan nilai toleransi, kolaborasi, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya di kalangan generasi muda.























