Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan program beasiswa kuliah D4/S1 bagi guru yang belum bergelar sarjana melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan, setiap guru penerima akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp3 juta per semester. Pada 2025, beasiswa ini dialokasikan untuk 12.500 guru, dan pada 2026 kuota diperluas hingga menyasar 150 ribu guru.
Dalam pernyataannya di SMKN 7 Medan, Minggu 4 Januari 2026, Mu’ti menargetkan pada 2027 akan terdapat sekitar 162.500 lulusan sarjana dari kalangan guru sebagai hasil program RPL ini. Ia mengajak guru non-sarjana untuk memanfaatkan kesempatan tersebut melalui jalur Pendidikan Profesi Guru (PPG), karena kelulusan PPG membuka akses pada tunjangan sertifikasi dan peningkatan kesejahteraan.
Mu’ti juga mengungkapkan bahwa peserta PPG pada 2025 mencapai 600 ribu orang dan akan diperluas menjadi lebih dari 800 ribu guru pada 2026. Selain itu, insentif bagi guru honorer dinaikkan dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per bulan mulai 2026 sebagai bagian dari komitmen pemerintah memperbaiki taraf hidup dan mutu profesionalisme guru.




































