
Dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) yang memiliki daya tarik tinggi bagi calon mahasiswa baru telah memasukkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen penting dalam proses seleksi. Dua di antaranya adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan mekanisme SNBP yang selama ini dikenal sebagai jalur seleksi tanpa tes tertulis. Meskipun SNBP tetap mempertimbangkan prestasi siswa selama di bangku sekolah, nilai TKA kini ikut diperhitungkan sebagai komponen pertimbangan maupun penilaian di tingkat institusi.
Menurut informasi yang dipublikasikan oleh laman resmi ITS, jalur SNBP 2026 akan tetap mempertimbangkan nilai rapor siswa dan prestasi akademik/nonakademik, namun kampus ini juga memperhitungkan nilai TKA dan sejumlah komponen lain seperti nilai mata pelajaran pendukung sesuai program studi yang dipilih.
Begitu pula di PENS, nilai TKA menjadi bagian dari formula penilaian dalam SNBP 2026. Berdasarkan ketentuan resmi dari situs pmb.pens.ac.id, komponen penilaian di PENS mencakup rata-rata nilai rapor dan indeks sekolah, nilai mata pelajaran pendukung sesuai program studi, prestasi akademik dan nonakademik, serta nilai TKA yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Perubahan ini mencerminkan penyesuaian yang lebih komprehensif dalam SNBP 2026, di mana nilai TKA bukan hanya menjadi syarat administratif agar seorang siswa dinyatakan eligible mengikuti seleksi, tetapi juga menjadi bagian dari komponen penilaian yang dapat memperkuat atau memperkaya profil nilai calon mahasiswa di masing-masing PTN tujuan.
Dengan demikian, calon mahasiswa yang menargetkan ITS atau PENS melalui jalur SNBP mulai tahun ini perlu mempersiapkan diri tidak hanya dari sisi nilai rapor dan prestasi, tetapi juga meraih hasil yang baik dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari strategi seleksi masuk perguruan tinggi negeri.



























