Senin (9/2) menjadi rangkaian langkah strategis yang menyatukan prestasi, kepedulian, dan visi masa depan pendidikan Jawa Timur. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim) turun langsung ke sejumlah satuan pendidikan untuk memastikan berbagai program prioritas berjalan optimal dan memberikan dampak nyata.
Kunjungan diawali di SMAN 1 Ngimbang, di mana Kadindik Jatim menegaskan pentingnya membangun dan menjaga budaya kebersihan sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Lingkungan belajar yang bersih dan sehat dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan produktif.
Selanjutnya, melalui Program SIKAP, sekolah didorong untuk memanfaatkan lahan yang ada menjadi sawah mini edukatif. Program ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan berbasis sekolah, tetapi juga menjadi media pembelajaran kontekstual yang menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Di SMKN 1 Sambeng, Kadindik Jatim meninjau laboratorium hidup serta pusat keunggulan vokasi yang dikembangkan sekolah sebagai etalase inovasi ketahanan pangan. Berbagai program praktik berbasis industri dan kebutuhan riil masyarakat ditampilkan sebagai wujud penguatan pendidikan vokasi yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Semangat vokasi dan kepedulian lingkungan terus digaungkan dalam berbagai agenda lainnya. Pembukaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah menjadi panggung talenta bagi peserta didik untuk menunjukkan kompetensi terbaiknya. Apresiasi juga diberikan terhadap praktik nyata siswa SMKN 1 Buduran yang menghadirkan pengalaman kerja riil sebagai bagian dari pembelajaran berbasis industri.
Tak hanya itu, gerakan ZePlass (Zero Plastik dan Sampah) bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut memperkuat komitmen dunia pendidikan dalam membangun budaya ramah lingkungan di sekolah. Upaya tersebut dilengkapi dengan pelaksanaan rapat koordinasi Expo Expose 2026, sebagai langkah strategis menampilkan capaian dan inovasi pendidikan Jawa Timur kepada publik.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirajut dalam satu visi besar, yakni menghadirkan pendidikan Jawa Timur yang berdampak, berkelanjutan, dan siap menjemput masa depan. Melalui penguatan karakter, inovasi vokasi, serta kepedulian lingkungan, pendidikan di Jawa Timur diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang adaptif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

































