Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan komitmen kuat dalam pembangunan sumber daya manusia dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk sektor pendidikan. Investasi besar ini telah membuka akses kuliah gratis bagi ribuan mahasiswa dan memberikan peluang masuk perguruan tinggi bagi siswa kurang mampu.
Hingga saat ini, tercatat 3.060 mahasiswa telah menikmati program kuliah gratis yang dibiayai pemerintah daerah. Selain itu, sebanyak 3.741 siswa kelas XII dari keluarga kurang mampu disiapkan menyusul melalui program yang disebut sebagai “golden ticket”, yakni jalur afirmasi untuk melanjutkan pendidikan ke 36 perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Pemprov Kalteng.
Kuliah Gratis untuk Ribuan Mahasiswa
Program kuliah gratis menjadi salah satu unggulan dalam kebijakan pendidikan Kalteng. Mahasiswa penerima bantuan mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan sehingga dapat menempuh studi tanpa terbebani biaya kuliah.
Kebijakan ini diharapkan mampu menekan angka putus kuliah akibat kendala ekonomi sekaligus meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di wilayah Kalimantan Tengah.
“Golden Ticket” untuk Siswa Kurang Mampu
Bagi siswa kelas XII yang berasal dari keluarga kurang mampu, pemerintah menghadirkan skema “golden ticket” sebagai jembatan menuju perguruan tinggi. Melalui program ini, siswa yang memenuhi kriteria dapat memperoleh kesempatan masuk ke salah satu dari 36 perguruan tinggi mitra tanpa harus bersaing melalui jalur reguler yang ketat.
Skema ini menjadi bentuk afirmasi pendidikan untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda Kalteng dalam meraih pendidikan tinggi.
Investasi Jangka Panjang SDM
Pengalokasian Rp1,3 triliun untuk sektor pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah daerah menilai bahwa peningkatan kualitas pendidikan akan berdampak langsung pada daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi, serta pengurangan kesenjangan sosial.
Dengan dukungan anggaran yang signifikan, Kalteng berupaya membangun fondasi generasi muda yang terdidik, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan
Program ini juga menegaskan komitmen Pemprov Kalteng terhadap pemerataan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil dan keluarga prasejahtera. Melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, pemerintah daerah memastikan jalur pendidikan tinggi semakin terbuka lebar bagi putra-putri daerah.
Dengan ribuan mahasiswa dan siswa yang telah merasakan manfaatnya, kebijakan pendidikan di Kalteng tidak hanya menjadi program bantuan, tetapi strategi besar membangun masa depan daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.

































