Dunia pendidikan di Jawa Barat lagi ramai dibahas setelah Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) resmi mengeluarkan aturan baru yang cukup tegas untuk sekolah-sekolah di wilayahnya. Melalui Surat Edaran Gubernur Nomor 45/PK.03.03/Kesra/2025, KDM bukan hanya melarang siswa yang belum punya SIM membawa motor ke sekolah, tetapi juga menghentikan tradisi wisuda dan study tour di semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD sampai SMA/SMK.
Kebijakan ini merupakan bagian dari program besar “9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya” yang bertujuan membentuk generasi muda yang sehat, berakhlak, jujur, cerdas, dan peduli. Pemerintah Provinsi Jabar menegaskan, kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk mempersulit siswa maupun orang tua, tetapi untuk menanamkan disiplin, keselamatan, dan karakter yang kuat sejak dini.
Secara khusus, larangan membawa kendaraan bermotor diberlakukan bagi siswa yang belum memiliki SIM, sejalan dengan aturan lalu lintas yang sering diabaikan pelajar. Sebagai gantinya, siswa dianjurkan naik angkutan umum, bersepeda, atau berjalan kaki sesuai kemampuan fisik. Orang tua juga diminta menandatangani surat pernyataan bermaterai sebagai bentuk komitmen mematuhi aturan ini.
Tak berhenti di soal transportasi, SE ini juga memuat larangan study tour dan wisuda yang dinilai cenderung seremonial dan memberatkan finansial keluarga. Sekolah didorong mengganti kegiatan tersebut dengan program yang lebih edukatif dan relevan, seperti pengelolaan sampah, pertanian organik, peternakan, perikanan, sampai pengenalan dunia usaha dan industri. Di saat yang sama, sekolah diminta memperkuat pendidikan moral, spiritual, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Paskibra, dan PMR untuk membentuk karakter kebangsaan.
Menariknya, siswa yang terlibat tawuran, balap liar, kecanduan game online, atau perilaku menyimpang lainnya akan mendapat pembinaan khusus melalui kerja sama pemda, TNI, dan Polri. Dengan seluruh paket kebijakan ini, Pemprov Jabar berharap lahir generasi yang bukan hanya pintar di akademik, tetapi juga disiplin dan berkarakter kuat.



































