Jakarta – Nanik bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin melakukan kunjungan ke SMKN 1 Jakarta Pusat dan merasa terkejut setelah berkeliling ke sejumlah kelas serta berinteraksi langsung dengan para siswa dan guru. Dalam kunjungan tersebut, mereka menerima laporan bahwa selama ini tenaga pengajar dan para pekerja lainnya di sekolah tersebut ternyata belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Temuan tersebut diperoleh saat Nanik berdialog langsung dengan guru dan tenaga kependidikan di sekolah. Para guru menyampaikan bahwa paket MBG selama ini hanya diterima oleh sebagian siswa, sementara guru dan pekerja sekolah belum tercakup sebagai penerima manfaat.
Menanggapi hal tersebut, Nanik langsung memanggil Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa pemberian MBG bagi guru dan pekerja sekolah telah diatur secara jelas dalam Peraturan Presiden (Perpres), sehingga wajib dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“MBG untuk guru dan pekerja sekolah sudah diatur dalam Perpres. Ini harus segera ditindaklanjuti,” tegas Nanik di hadapan Kepala SPPG.
Nanik juga menegaskan komitmennya untuk kembali mengunjungi SMKN 1 Jakarta Pusat pada Senin depan. Kunjungan lanjutan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh guru dan pekerja di sekolah tersebut telah menerima MBG sebagaimana mestinya.
Sementara itu, Wamenkes Benjamin secara langsung meminta Kepala SPPG agar segera melakukan pendataan ulang. Ia meminta jumlah penerima MBG segera dihitung kembali dan ditambahkan sesuai kebutuhan agar tidak ada pihak yang terlewat.
“Kepala SPPG diminta segera menghitung ulang dan menambahkan jumlah penerima MBG, termasuk guru dan tenaga pendukung di sekolah,” ujar Benjamin.
Sebagai informasi, jumlah siswa di SMKN 1 Jakarta Pusat tercatat sebanyak 1.635 orang. Namun, saat ini paket MBG hanya diterima oleh 1.202 siswa. Hal tersebut disebabkan siswa kelas XII tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL), sehingga tidak berada di sekolah dan tidak menerima paket MBG.
Pemerintah berharap dengan adanya peninjauan langsung ini, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh warga sekolah.





































