Organisasi mahasiswa Indonesia di luar negeri, Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia, menyampaikan desakan kepada pemerintah agar Indonesia mempertimbangkan untuk keluar dari kerja sama pendidikan internasional yang dikenal sebagai BoP. Seruan ini muncul sebagai bentuk kritik sekaligus perhatian terhadap arah kebijakan pendidikan yang dinilai perlu ditinjau kembali.
Dalam pernyataannya, PPI Dunia menilai bahwa kebijakan terkait kerja sama tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh agar benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi sistem pendidikan nasional. Para mahasiswa Indonesia di berbagai negara berharap pemerintah dapat mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap kedaulatan pendidikan serta kepentingan nasional.
PPI Dunia juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, termasuk akademisi, pelajar, dan pemangku kepentingan pendidikan, dalam membahas kebijakan yang berkaitan dengan kerja sama internasional. Menurut mereka, dialog terbuka dan kajian mendalam diperlukan agar setiap keputusan yang diambil dapat membawa manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Selain itu, organisasi ini mengajak pemerintah untuk memperkuat sistem pendidikan nasional dengan memperhatikan kebutuhan riset, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia. Kebijakan yang diambil diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.
PPI Dunia menegaskan bahwa aspirasi yang mereka sampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan Indonesia. Mereka berharap pemerintah dapat mendengar berbagai masukan dari komunitas akademik, termasuk mahasiswa Indonesia di luar negeri, dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih baik.



























