Pendidikan vokasi di Kabupaten Kudus terus bertransformasi mengikuti kebutuhan dunia kerja. Di sejumlah SMK, kelas vokasi kini tak lagi identik dengan obeng, kabel, atau praktik dasar semata. Beragam teknologi modern mulai dihadirkan, mulai dari robot masak, lengan mekanik (robotic arm), hingga teaching factory yang dirancang menyerupai pabrik sungguhan.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menyiapkan lulusan yang benar-benar siap terjun ke industri. Melalui konsep teaching factory, siswa belajar dalam suasana kerja nyata, dengan alur produksi, standar mutu, dan target kerja yang mendekati kondisi di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dengan demikian, siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga terbiasa dengan ritme dan budaya kerja profesional.
Pengembangan kelas vokasi ini dijalankan melalui kolaborasi erat antara sekolah dan mitra industri. Perusahaan terlibat sejak penyusunan kurikulum, penyediaan peralatan, hingga pendampingan praktik kerja. Beberapa industri bahkan turut menurunkan instruktur langsung ke sekolah agar materi yang diajarkan selaras dengan kebutuhan lapangan.
Hasilnya mulai terlihat. Sejumlah lulusan SMK di Kudus berhasil terserap ke dunia kerja tak lama setelah lulus. Tidak hanya di perusahaan dalam negeri, sebagian lulusan bahkan berhasil menembus pasar kerja luar negeri, termasuk Jepang, melalui skema kerja sama dan penempatan tenaga kerja yang difasilitasi mitra industri.
Pemerintah daerah menilai penguatan pendidikan vokasi ini menjadi strategi penting untuk menekan angka pengangguran lulusan SMK. Dengan pembelajaran berbasis teknologi dan kebutuhan industri, lulusan diharapkan memiliki kompetensi spesifik, etos kerja yang baik, serta daya saing global.
Ke depan, pengembangan kelas vokasi di Kudus akan terus diperluas. Sekolah didorong untuk memperbanyak kerja sama dengan industri, memperbarui peralatan praktik, dan meningkatkan kompetensi guru. Dengan langkah tersebut, pendidikan vokasi di Kudus diharapkan benar-benar menjadi jembatan efektif antara dunia pendidikan dan dunia kerja.




































