SMKN 1 Arjasari, Kab. Bandung telah diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Purwanto, Jumat (9/1/2026).
.
“Sekolah ini dibangun untuk menumbuhkan kerangka berpikir (growth mindset). Jadi, mindset-nya harus tumbuh. Kalau anak-anak sekolah namun tidak dirasakan manfaatnya oleh dirinya, orang tua, dan masyarakatnya, berarti sekolah tidak berfungsi, dong. Makanya, anak-anak harus dididik, tumbuh kreativitasnya di sini,” tutur Kadisdik.
.
Siswa, lanjutnya, didorong untuk membaca potensi daerahnya. “Jurusan pertanian mengolah hasil bumi, seperti singkong menjadi produk bernilai. Sedangkan jurusan pemasaran memasarkan produk sekolah, bahkan produk siswa baik secara langsung maupun online,” ucapnya.
.
Karena berada di kawasan pegunungan, tambahnya, sekolah juga menjadi pusat edukasi menjaga alam, yakni dengan merawat tanah, air, udara, dan lingkungan.
.
“Tujuannya jelas, agar anak-anak Arjasari bisa sekolah dan tumbuh menjadi generasi cageur, bageur, bener, pinter, singer. Namun, semua itu hanya bisa terwujud jika sekolah, orang tua, dan masyarakat bersatu membangun ekosistem pendidikan,” ungkapnya.
.
Dengan nilai kontrak Rp10,13 miliar, fasilitas yang dibangun meliputi 6 ruang kelas baru plus toilet, 1 ruang guru dan kantor, toilet, gapura, area parkir, pagar serta 1 unit pos jaga.
.
Kini, gedung baru SMKN 1 Arjasari sudah dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran semester genap tahun pelajaran 2025–2026.
.
Peresmian tersebut dihadiri pula oleh Kepala Bidang PSMK Disdik Jabar, Edy Purwanto; Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Santy Kurnia Dewi; anggota Komisi V DPRD Jabar, Humaira Zahrotun Noor; Kepala SMK Negeri 1 Arjasari, Lilis Mulyati serta tamu undangan lainnya.





































