Upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak terlepas dari pengelolaan administrasi dan keuangan sekolah yang tertib dan akuntabel. Dalam rangka menyamakan persepsi serta meningkatkan kompetensi pengelola dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), para pengelola dana BOSP jenjang SMP se-Kabupaten Lebak mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan BOSP yang berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Februari 2026.
Kegiatan bimtek ini menjadi wadah koordinasi dan pembelajaran bagi para peserta dalam memahami tata kelola dana BOSP secara menyeluruh. Materi yang disampaikan mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban penggunaan dana, dengan tujuan meminimalkan kendala administratif serta memastikan pemanfaatan anggaran berjalan sesuai ketentuan.
Pelaksanaan bimtek melibatkan kolaborasi lintas sektor dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Inspektorat Kabupaten Lebak. Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam pengelolaan dana pendidikan.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari Angkatan 1, 2, dan 3 yang menunjukkan antusiasme tinggi selama pelaksanaan. Melalui diskusi dan pemaparan materi yang dikupas secara tuntas, para peserta diharapkan mampu menerapkan tata kelola keuangan sekolah yang transparan, bersih, dan berintegritas.
Dengan terselenggaranya Bimtek Penatausahaan BOSP ini, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap pengelolaan dana pendidikan di satuan pendidikan SMP dapat semakin profesional dan akuntabel, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik.




























