Kabar yang menyebut Universitas Diponegoro (Undip) tidak mewajibkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai syarat pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) belakangan ramai diperbincangkan. Namun, pihak kampus menegaskan informasi tersebut tidak benar dan bukan berasal dari Undip.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi @undip.official, perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah itu menyatakan hingga kini masih menunggu ketentuan nasional terkait penerapan TKA dalam mekanisme SNBP. Undip belum menetapkan kebijakan tersendiri sebelum ada keputusan resmi secara nasional.
“Sampai saat ini, Undip masih menunggu kebijakan secara nasional terkait penggunaan TKA dalam seleksi nasional berbasis prestasi serta komponen-komponen yang digunakan dalam seleksi SNBP,” demikian pernyataan resmi kampus.
Undip juga mengimbau calon mahasiswa yang berencana mendaftar melalui jalur SNBP agar tidak mudah percaya informasi yang beredar di luar kanal resmi. Calon pendaftar diminta rutin memantau pengumuman melalui laman penerimaan mahasiswa baru Undip dan akun media sosial resmi kampus.
“Kepada calon pendaftar SNBP Undip, dimohon mencari informasi di laman resmi penerimaan mahasiswa baru Undip,” tulis pihak kampus, seraya menyertakan tautan resmi pendaftaran.
Sementara itu, Koordinator SNBP, Riza Satria Perdana, menegaskan bahwa nilai TKA tetap menjadi syarat wajib bagi siswa yang dinyatakan eligible untuk mengikuti SNBP. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Daring Registrasi Akun SNPMB dan Pengisian PDSS.
Riza menyebutkan, seluruh siswa eligible harus mengikuti TKA secara penuh dan memiliki nilai yang lengkap. Peserta yang tidak menyelesaikan seluruh rangkaian TKA tidak akan memenuhi syarat.
“Tahun ini ada ketentuan bahwa siswa eligible harus ikut TKA dan nilainya harus lengkap. Tidak boleh hanya mengikuti sebagian,” ujar Riza melalui kanal YouTube SNPMB ID, dikutip Rabu (7/1/2026).
Ia menambahkan, sistem SNPMB akan melakukan verifikasi otomatis terhadap kelengkapan nilai TKA. Apabila data nilai TKA tidak lengkap, maka siswa tersebut tidak akan masuk dalam daftar eligible SNBP.
“Nanti sistem akan mengecek secara otomatis apakah siswa punya nilai TKA yang lengkap atau tidak. Kalau tidak lengkap, siswa tidak akan terdaftar sebagai eligible,” jelasnya.
Dengan demikian, baik pihak kampus maupun penyelenggara seleksi menegaskan bahwa nilai TKA masih menjadi komponen penting dalam SNBP, dan calon pendaftar diminta mengikuti ketentuan resmi yang berlaku.



































