Universitas Hasanuddin (Unhas) mengungkap adanya praktik kecurangan dalam jalur SNBP tahun 2024 dan 2025. Kecurangan tersebut berlangsung di 4 sekolah yang dilakukan dengan modus mengubah nilai rapor siswa menjadi lebih baik.
Kepala Bagian HumasUnhasIshaq Rahman membeberkan praktik ini ditemukan saat siswa melakukan registrasi ulang. Saat melakukan registrasi ulang, pihakUnhas melakukan verifikasi data nilai rapor.
Menurut Ishaq, setiap sekolah memiliki arsip nilai rapor yang tercatat dalam buku induk. Ketika data rapor milik siswa dicocokkan dengan catatan resmi tersebut, Unhas menemukan adanya perbedaan nilai.
“Nah, itu kita menemukan bahwa ada siswa dari 4 sekolah itu yang terbukti, mereka melakukan perubahan data,” tuturnya kepada detikEdu, Sabtu (24/1/2026).
Kecurangan ini dilakukan oleh 11 peserta pada SNBP 2024 dan 4 peserta pada SNBP 2025. Sekolah yang terbukti memoles nilai rapor SNBP akan dikenakan sanksi blacklist dari SNBP hingga tahun depan. Kemudian untuk siswa, kelulusan mereka akan dibatalkan. Namun, siswa masih bisa mengikuti jalur masuk Unhas lain seperti SNBT atau mandiri.
“Kalau untuk siswanya, mereka kelulusannya dibatalkan. Itu otomatis. Tapi hak mereka untuk menjadi mahasiswa tetap saja kita tidak mengganggu,” tuturnya























