Jakarta – PT Unilever Indonesia Tbk resmi melepas bisnis teh legendaris Sariwangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa yang berada di bawah naungan Grup Djarum. Nilai transaksi akuisisi tersebut mencapai Rp1,5 triliun dan menjadi salah satu langkah strategis penting Unilever dalam merapikan portofolio bisnisnya.
Pelepasan bisnis teh Sariwangi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang Unilever untuk memperkuat fokus pada bisnis inti yang dinilai memiliki pertumbuhan lebih tinggi dan margin yang lebih kompetitif. Dengan langkah tersebut, Unilever berharap dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat kinerja keuangan perusahaan ke depan.
Manajemen Unilever menyampaikan bahwa keputusan divestasi ini diambil setelah melalui kajian menyeluruh terhadap arah bisnis perusahaan. Fokus Unilever ke depan akan lebih diarahkan pada pengembangan produk-produk unggulan di kategori kebutuhan rumah tangga, perawatan diri, serta makanan dan minuman dengan nilai tambah tinggi.
Sementara itu, PT Savoria Kreasi Rasa sebagai bagian dari Grup Djarum dinilai memiliki pengalaman dan kapabilitas yang kuat dalam mengelola bisnis makanan dan minuman. Akuisisi Sariwangi diharapkan mampu memberikan napas baru bagi merek teh yang telah lama dikenal masyarakat Indonesia tersebut, sekaligus membuka peluang inovasi dan ekspansi pasar.
Meski berganti kepemilikan, Sariwangi tetap diposisikan sebagai merek teh lokal yang dekat dengan konsumen Indonesia. Ke depan, Grup Djarum melalui PT Savoria Kreasi Rasa diharapkan dapat memperkuat distribusi, kualitas produk, serta daya saing Sariwangi di tengah ketatnya persaingan industri minuman teh.
Transaksi senilai Rp1,5 triliun ini menandai babak baru bagi Sariwangi sekaligus menjadi bagian dari transformasi bisnis Unilever dalam menghadapi dinamika pasar dan tantangan industri yang terus berkembang.




























