Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menutup tahun 2025 dengan pengukuhan tiga guru besar dalam Rapat Senat Terbuka yang digelar di Gedung Pertemuan RP Mohammad Noer UTM, Selasa (30/12/2025).
Tiga akademisi yang dikukuhkan yakni Prof Wahyu Andy Nugraha sebagai Guru Besar Bidang Ekologi Laut, Prof Wahyudi Agustiono sebagai Guru Besar Bidang Sistem Informasi Agribisnis, serta Prof Caroline Chan dari The University of Newcastle Australia sebagai Adjunct Professor Bidang Sistem Informasi.
Dengan pengukuhan tersebut, UTM kini memiliki 32 guru besar. Kehadiran Prof Caroline dinilai istimewa karena menjadi profesor dari perguruan tinggi luar negeri pertama yang bergabung di UTM dan akan mengajar selama tiga tahun di Fakultas Teknik. Rektor UTM, Prof Safi’, berharap kolaborasi internasional ini dapat memperkuat kualitas pembelajaran, riset, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Prof Safi’ menekankan bahwa pengukuhan guru besar harus diikuti peningkatan kinerja yang berbasis dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Ia juga menyebut saat ini jumlah guru besar UTM baru sekitar 5 persen dari total 624 dosen, sehingga masih perlu ditingkatkan untuk mencapai standar ideal menuju World Class University.
UTM mencatat kemajuan signifikan dalam tiga tahun terakhir, dengan penambahan 25 guru besar sejak 2022. Ke depan, pimpinan universitas mendorong setiap fakultas memiliki profesor dari perguruan tinggi luar negeri guna memperkuat internasionalisasi dan mutu akademik kampus.



































