Wamendikdasmen, Atip Latipulhayat, meresmikan revitalisasi 24 satuan pendidikan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sekaligus meresmikan SMA Negeri 11 Tasikmalaya sebagai unit sekolah baru di Kecamatan Bungursari. Kehadiran SMA negeri ini menandai terpenuhinya layanan pendidikan menengah di seluruh 10 kecamatan Kota Tasikmalaya, yang sebelumnya masih menyisakan satu kecamatan tanpa SMA negeri.
Program revitalisasi Tahun 2025 di Kota Tasikmalaya menjangkau 4 PAUD, 8 SD, 8 SMP, dan 4 SMA, dengan peningkatan sarana dan prasarana yang beragam. Mulai dari pembangunan toilet dan sanitasi, area bermain serta Alat Permainan Edukatif (APE) luar ruang untuk PAUD, serta rehabilitasi dan pembangunan ruang penunjang pembelajaran.
Wamen Atip menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh. Melalui penguatan sarana dan prasarana, pemerintah mendorong penguatan literasi, numerasi, dan pengembangan kecerdasan abad ke-21 bagi murid-murid.
Pemerintah Kota Tasikmalaya menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat, mengingat saat ini Tasikmalaya memiliki 189 SD negeri dan 337 SD swasta, 21 SMP, serta kini 11 SMA setelah diresmikannya SMA Negeri 11 Tasikmalaya. Sejalan dengan itu, pemda juga berharap sinergi pusat dan daerah terus diperkuat agar seluruh satuan pendidikan memiliki fasilitas yang layak dan mampu menunjang pembelajaran yang berkelanjutan.























