Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial maupun pesan berantai terkait adanya rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kemenag adalah tidak benar alias hoaks.
Klarifikasi tersebut disampaikan Kemenag menyusul maraknya unggahan yang mengatasnamakan instansi pemerintah dan menawarkan pendaftaran CPNS maupun PPPK dengan mencantumkan tautan tertentu. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dan tidak mengakses link yang tidak bersumber dari kanal resmi pemerintah.
Kemenag menegaskan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan seleksi CPNS maupun PPPK. Seluruh informasi resmi mengenai rekrutmen aparatur sipil negara hanya akan diumumkan melalui situs dan akun media sosial resmi Kemenag serta portal nasional milik pemerintah.
Pihak Kemenag juga mengingatkan bahwa modus hoaks rekrutmen CPNS dan PPPK kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan, pencurian data pribadi, hingga pemerasan dengan dalih kelulusan atau percepatan proses seleksi.
Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Apabila menemukan informasi mencurigakan yang mengatasnamakan Kemenag, masyarakat dapat melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi atau menghubungi layanan informasi Kemenag.
Kemenag menegaskan komitmennya untuk terus memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada publik serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyebaran hoaks, khususnya yang berkaitan dengan rekrutmen aparatur negara.



































