Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap informasi palsu (hoaks) terkait pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Hingga saat ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa jadwal resmi seleksi CPNS 2026 belum diumumkan dan masih menunggu dua hal penting sebelum dapat dipastikan.
Melalui keterangan resminya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan bahwa proses pembukaan seleksi CPNS 2026 bergantung pada penetapan formasi kebutuhan dari masing-masing instansi serta persetujuan anggaran dari pemerintah. Kedua aspek tersebut menjadi dasar utama sebelum pemerintah dapat membuka rekrutmen secara nasional.
BKN menegaskan bahwa setiap informasi resmi terkait seleksi CPNS hanya akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah, termasuk laman dan media sosial resmi BKN maupun kementerian terkait. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial, pesan berantai, atau situs tidak resmi yang mengklaim telah mengetahui jadwal pendaftaran CPNS 2026.
Selain itu, BKN juga mengingatkan agar calon pelamar tidak tergiur tawaran pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Proses seleksi CPNS dilakukan secara transparan dan berbasis sistem Computer Assisted Test (CAT), sehingga tidak dapat diintervensi oleh pihak mana pun.
Pemerintah memastikan bahwa rekrutmen ASN akan dilakukan sesuai kebutuhan nasional dan kemampuan keuangan negara. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan menunggu pengumuman resmi dan tetap mengikuti perkembangan informasi melalui sumber terpercaya.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menyaring informasi serta tidak terjebak dalam penyebaran hoaks terkait pembukaan seleksi CPNS 2026.





































