Karanganyar — Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa kental dalam Pawai Ra
Karanganyar — Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa kental dalam Pawai Ramadan 2026 yang digelar di Kabupaten Karanganyar. Ribuan pelajar, santri, serta masyarakat umum tumplek jadi satu, memadati ruas jalan sambil melantunkan selawat dan takbir, menandai datangnya bulan suci dengan penuh suka cita.
Pawai dimulai dari halaman MAN 1 Karanganyar dan berakhir di Islamic Center Karanganyar. Sepanjang rute, peserta membawa spanduk bernuansa Islami, lampion, serta atribut Ramadan yang memperindah barisan. Lantunan selawat menggema, menciptakan atmosfer yang menyejukkan hati sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Pelajar dan santri berjalan berdampingan dengan para guru, tokoh agama, serta orang tua, menunjukkan kolaborasi lintas generasi dalam menyambut bulan penuh berkah.
Bunda PAUD Karanganyar dalam pesannya mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadan sebagai momentum pembentukan karakter. “Kuatkan akhlak, rajut ukhuwah, dan jadikan Ramadan sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya di sela-sela kegiatan. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan satuan pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial sejak dini.
Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias. Warga yang berdiri di sepanjang jalan turut mengabadikan momen dan memberikan dukungan kepada para peserta. Pawai Ramadan 2026 pun menjadi simbol semangat kebersamaan dan persatuan umat di Karanganyar, sekaligus pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas sosial.
Dengan semangat yang berkobar dan hati yang penuh harap, masyarakat Karanganyar menyongsong Ramadan 1447 H sebagai bulan refleksi, perbaikan diri, dan penguatan iman.





































