Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq meninjau langsung pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih di SD Negeri 01 Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi peserta didik.
Dalam kunjungannya, Fajar menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan sekolah bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter. Melalui kegiatan Jumat Bersih, siswa dilatih untuk peduli terhadap lingkungan sekaligus belajar bertanggung jawab terhadap ruang belajar mereka.
“Ini bagian dari program yang didorong oleh Bapak Presiden melalui Gerakan Indonesia ASRI. Salah satu implementasinya di sekolah adalah menggiatkan kembali kegiatan Jumat Bersih dengan melibatkan siswa secara langsung,” ujar Fajar.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih dan tertata akan membuat siswa lebih nyaman mengikuti proses pembelajaran. Kebiasaan menjaga kebersihan yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat menjadi bagian dari gaya hidup siswa, baik di sekolah maupun di rumah.
Hal senada disampaikan guru kelas 5 SD Negeri 01 Cibadak, Gina Permata Desa. Ia menilai Gerakan ASRI memberikan dampak positif tidak hanya terhadap kenyamanan belajar, tetapi juga terhadap pembentukan karakter siswa.
Menurut Gina, guru memiliki peran penting dalam menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa kebersihan merupakan bagian dari sikap hidup sehari-hari. Melalui pembiasaan di sekolah, siswa diharapkan dapat menerapkan kebiasaan yang sama di rumah bersama keluarga.
“Kami terus menyosialisasikan kepada anak-anak bahwa bersih itu indah dan membuat lingkungan menjadi nyaman. Dengan begitu mereka memahami bahwa kebersihan penting tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan untuk diri mereka sendiri,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kebersihan lingkungan sangat memengaruhi kenyamanan dan motivasi belajar siswa. Dalam kegiatan pembelajaran, guru bahkan kerap memberikan simulasi sederhana agar siswa dapat merasakan perbedaan belajar di lingkungan yang bersih dan yang kotor.
Melalui Gerakan ASRI dan kegiatan Jumat Bersih, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama satuan pendidikan terus mendorong terciptanya budaya hidup bersih dan sehat di sekolah. Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman sekaligus menumbuhkan karakter peserta didik yang peduli terhadap kebersihan dan lingkungan sejak dini.



































