Board game tidak lagi dipandang sekadar sebagai hiburan. Di Tapanuli Utara atau yang sering disebut Taput, permainan papan ini justru menjadi sarana pemulihan bagi anak-anak yang terdampak banjir.
Melalui aktivitas bermain bersama, anak-anak diajak kembali merasakan keceriaan setelah mengalami masa sulit akibat bencana. Board game membantu mereka mengembalikan tawa, melatih pengelolaan emosi, serta membangun kembali rasa percaya diri dalam suasana yang menyenangkan.
Selain itu, permainan ini juga menjadi media untuk mengenalkan karya kreatif lokal kepada anak-anak. Dengan cara yang sederhana dan interaktif, mereka dapat belajar sekaligus merasakan bahwa kreativitas dapat menjadi bagian dari harapan baru setelah bencana.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa proses pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemulihan psikologis anak-anak agar mereka dapat kembali tumbuh dengan semangat, harapan, dan kebahagiaan.



































