Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) sebagai pengelola PPG untuk Calon Guru 2026 menggelar workshop bertema “Pembelajaran Mendalam: Konsep dan Implementasi dalam PPG” dengan menghadirkan narasumber dari Universitas PGRI Madiun (UNIPMA), Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan yang diadakan di Hotel Maesa ini diisi oleh Dr. Wachidatul Linda Yuhanna, M.Si., dosen UNIPMA sekaligus praktisi pendidikan yang intens mengembangkan konsep pembelajaran mendalam di kelas.
Workshop ini dirancang untuk memperkaya wawasan sekaligus menghadirkan inovasi bagi para dosen dan guru pamong PPG UMPO, khususnya dalam menyusun modul ajar yang efektif dan selaras dengan pendekatan deep learning. Guru pamong yang menjadi garda depan dalam membimbing Calon Guru PPG diharapkan semakin terampil merancang modul ajar yang benar-benar mendorong peningkatan mutu proses pembelajaran di sekolah.
Dekan FKIP UMPO, Dr. Sutrisno, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda ini menjadi bagian penting dari kerja sama strategis antara pengelola PPG UMPO dan UNIPMA Madiun. “Kegiatan ini adalah salah satu agenda kerjasama antara pengelola PPG UMPO dan UNIPMA Madiun dalam menghasilkan lulusan PPG yang profesional dan kompeten, melalui peningkatan kompetensi dosen dan guru pamong,” ujarnya.
Dalam pemaparan materi, Dr. Wachidatul Linda Yuhanna mengajak peserta memahami penyusunan modul ajar yang tidak berhenti pada teori, tetapi aplikatif dan relevan dengan kebutuhan nyata siswa di lapangan. Ia menekankan, “Modul ajar yang inovatif harus mampu mengajak siswa untuk berpikir kritis, mengkaji masalah secara mendalam, dan mendorong mereka untuk mencari solusi yang berdampak. Dengan demikian, tujuan pendidikan tidak hanya sebatas transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan abad 21, kompetensi inilah yang diharapkan melekat pada mahasiswa PPG.”
Salah satu peserta, Avita, mengaku mendapat banyak pencerahan dari sesi ini. “Sekarang saya lebih paham bagaimana menyusun modul ajar yang tidak hanya sekadar materi pelajaran, tetapi juga mengintegrasikan cara mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Ini akan sangat membantu saya dalam mendampingi calon guru di PP.


























