Komitmen MTsN 6 Bantul dalam menguatkan budaya literasi kembali berbuah manis. Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, bersama lima guru yakni Joko Setiawan, Rina Harwati, Susi Puspita Sari, Heisma Arya Demokrawati, dan Wiwik Muslimatun menerima piagam penghargaan sebagai Guru Aktif Literasi Sekolah dalam program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB) 2026. Piagam tersebut diserahkan pada Senin (12/01/2026) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata mereka dalam mengembangkan ekosistem literasi di madrasah.
Penghargaan ini lahir dari peran aktif para guru dalam membimbing siswa dan warga madrasah agar gemar membaca dan menulis, terutama melalui kegiatan penulisan buku secara serentak. Melalui program GSMB, para pendidik di MTsN 6 Bantul berhasil mendorong lahirnya karya-karya tulis kreatif yang tidak hanya mengasah keterampilan berbahasa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri serta kebanggaan peserta didik terhadap hasil karyanya sendiri.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan apresiasi dan harapannya. “Selamat kepada lima guru MTsN 6 Bantul, semoga tahun depan lebih banyak lagi karya-karya yang dihasilkan oleh warga MTsN 6 Bantul,” ujarnya. Kutipan ini menjadi penegas bahwa penghargaan bukanlah garis akhir, melainkan pemantik untuk terus memperluas gerakan literasi di lingkungan madrasah.
Dalam momen penerimaan piagam tersebut, kelima guru menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Mereka berharap, penghargaan ini dapat menjadi energi baru untuk terus menggerakkan kegiatan literasi serta menginspirasi lebih banyak guru agar aktif menanamkan kebiasaan membaca dan menulis kepada peserta didik.
Diraihnya piagam Guru Aktif Literasi Sekolah ini diharapkan semakin menguatkan peran MTsN 6 Bantul sebagai madrasah yang menjadi pusat pengembangan literasi dan pembentukan karakter siswa yang kreatif, kritis, dan berwawasan luas. Melalui Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional 2026, madrasah ini menegaskan komitmennya: literasi bukan sekadar program, melainkan budaya yang terus dihidupkan bersama.

































