Pemerintah Kabupaten Brebes menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan gratis bagi seluruh anak tanpa terkecuali, baik dari keluarga mampu maupun tidak mampu. Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma secara tegas memerintahkan dilakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di seluruh satuan pendidikan.
Langkah audit ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi siswa yang terhambat mengenyam pendidikan hanya karena persoalan biaya. Paramitha menilai, selama ini dana BOS yang diterima sekolah belum sepenuhnya mampu menutup kebutuhan operasional riil, sehingga masih muncul pungutan atau biaya tambahan yang membebani orang tua.
“Audit ini penting untuk mengetahui kebutuhan riil biaya pendidikan per siswa. Kita ingin memastikan sekolah benar-benar gratis dan tidak ada anak Brebes yang tertinggal karena alasan ekonomi,” tegas Paramitha dalam keterangannya.
Melalui audit tersebut, pemerintah daerah akan menghitung secara detail kebutuhan operasional setiap siswa, mulai dari kegiatan pembelajaran, pemeliharaan sarana prasarana, hingga kebutuhan pendukung lainnya. Hasil perhitungan ini kemudian akan dibandingkan dengan besaran dana BOS yang diterima sekolah saat ini.
Apabila ditemukan adanya kekurangan pendanaan, Pemerintah Kabupaten Brebes menyatakan siap menutup selisihnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kebijakan ini diambil sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah daerah terhadap hak dasar anak atas pendidikan yang layak.
Program “Brebes Sekolah Gratis” diharapkan tidak hanya menghapus hambatan biaya, tetapi juga mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Brebes. Pemerintah daerah juga menegaskan akan memperkuat pengawasan agar kebijakan ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Dengan langkah tersebut, Brebes menargetkan terwujudnya sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik.



























