Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan aktivasi Planetarium Jakarta dan Paviliun Raden Saleh yang berada di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Peresmian ini menandai kembali dioptimalkannya dua fasilitas edukasi dan kebudayaan sebagai ruang pembelajaran publik yang modern dan kontekstual.
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta memanfaatkan kehadiran Planetarium Jakarta dan Paviliun Raden Saleh sebagai sarana pembelajaran di luar kelas bagi peserta didik. Melalui pendekatan pembelajaran kontekstual, fasilitas ini diharapkan mampu memperkaya pengalaman belajar siswa, khususnya dalam bidang sains, teknologi, dan literasi budaya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Sarjoko, turut mendampingi peserta didik dari SMP Negeri 1 Jakarta yang mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran di Planetarium. Para siswa diajak mengikuti simulasi teknologi artificial intelligence (AI) serta pembelajaran sains secara langsung yang dikemas secara interaktif.
Planetarium Jakarta kini menghadirkan pembelajaran astronomi berbasis teknologi modern yang memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih hidup dan menyenangkan. Melalui visualisasi ruang angkasa, simulasi digital, dan teknologi interaktif, siswa dapat memahami konsep astronomi secara lebih mendalam.
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mendorong seluruh satuan pendidikan untuk memanfaatkan fasilitas edukasi publik ini sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pemanfaatan Planetarium Jakarta dan Paviliun Raden Saleh diharapkan dapat memperkuat literasi sains dan teknologi, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta memperluas wawasan peserta didik melalui pengalaman belajar di luar ruang kelas.
Dengan optimalisasi fasilitas ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menghadirkan ekosistem pendidikan yang inovatif dan adaptif, sejalan dengan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul.



































