Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk mendukung operasional program Sekolah Rakyat tahun 2026. Total formasi yang tersedia mencapai 8.180 lowongan, terdiri dari 3.053 formasi guru dan 5.127 formasi tenaga kependidikan (tendik) yang akan ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia.
Rekrutmen ini merupakan bagian dari penguatan program Sekolah Rakyat yang dirancang untuk memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Hingga 2026, Sekolah Rakyat telah berkembang di ratusan titik layanan yang tersebar di berbagai provinsi sehingga membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memadai.
Untuk formasi guru, Kemensos membuka kesempatan bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan maupun PPG Calon Guru, baik yang belum maupun yang sudah tercatat sebagai guru non-ASN dalam sistem pendidikan nasional. Sementara itu, formasi tenaga kependidikan terbuka bagi berbagai kategori pelamar yang memenuhi persyaratan sesuai jabatan yang dilamar.
Seleksi PPPK Sekolah Rakyat dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), hingga seleksi kompetensi tambahan. Proses ini dirancang untuk memastikan bahwa tenaga pendidik dan kependidikan yang terpilih memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Sekolah Rakyat.
Dalam mekanisme seleksi, peserta yang lolos administrasi akan mengikuti tes kompetensi. Hasil CAT menjadi dasar pemeringkatan peserta untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Penentuan kelulusan dilakukan melalui integrasi nilai dari berbagai tahapan seleksi yang telah ditetapkan oleh Kemensos.
Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat kurang mampu. Kehadiran guru dan tenaga kependidikan yang profesional dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik.
Kemensos berharap rekrutmen PPPK ini mampu menarik tenaga pendidik terbaik dari berbagai daerah untuk berkontribusi dalam pengembangan Sekolah Rakyat. Selain menjadi peluang karier di sektor pemerintahan, program ini juga memberikan kesempatan bagi para pendidik untuk berperan langsung dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Dengan total 8.180 formasi yang dibuka, seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 menjadi salah satu rekrutmen tenaga pendidikan terbesar tahun ini. Pemerintah berharap langkah ini dapat memperkuat kualitas pendidikan sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.



