Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. H. Joko Wiyono MR, M.Si mengunjungi Sentra Satria di Baturraden yang merupakan lokasi awal berdirinya Sekolah Rakyat. Sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia, salah satunya adalah pemerataan pendidikan melalui program sekolah rakyat.
Di Kabupaten Banyumas, Sekolah Rakyat mulai beroperasi pada tahun ajaran 2024/2025 dengan nama Sekolah Rakyat Menengah Pertama 13 Banyumas pada jenjang setingkat SMP. Saat ini Sekolah Rakyat Menengah Pertama 13 Banyumas memiliki 50 siswa yang terbagi dalam 2 kelas.
Dalam kunjungannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas memberikan motivasi kepada para siswa agar bersemangat dalam belajar untuk meraih cita-cita. Serta menanamkan keyakinan kepada para siswa bahwa mereka adalah anak anak yang terpilih oleh negara untuk menjadi orang hebat dan pejuang bagi keluarga.
Kepada Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan di Sekolah Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas juga menyampaikan agar di Sekolah Rakyat bukan sekedar bekerja, “ Lebih dari itu, ada dimensi psikologis dan filosofis yaitu bagaimana agar hidup kita bermakna dengan berbagi ilmu kepada anak-anak yang dimana kepada mereka pemerintah hadir dalam rangka mengangkat harkat kehidupannya”.
Kepala Dinas Pendidikan berpesan:
– Luruskan niat untuk menjadi guru dan tenaga kependidikan yang profesional;
– Peningkatan referensi kognitif sebagai bagian dari pengkayaan sumber keilmuan untuk memaksimalkan materi pembelajaran agar anak-anak semangat dan punya motivasi kuat;
– Sampaikan kepada anak-anak dengan memberi motivasi agar mereka bangkit dan tumbuh menjadi anak yang hebat;
– Pastikan sekolah rakyat menjadi tempat yang aman, nyaman dan ramah bagi dan untuk siapa saja, tempat tumbuh dan bersemainya kebhinekaan dan moderasi beragama.






































