Ia menambahkan bahwa dengan fasilitas yang lebih representatif, Bawaslu diharapkan tidak hanya fokus pada pengawasan teknis, tetapi juga mampu mendorong pendewasaan demokrasi dan kesadaran objektif para pemilih di Solo.
Acara penyerahan aset tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat teras, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, kepala BPKAD, kepala badan kesbangpol, hingga kepala dinas pendidikan.
Ketua Bawaslu Kota Solo Budi Wahyono menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh yang diberikan Pemkot Solo. Baginya, realisasi pemanfaatan aset ini merupakan jawaban atas permohonan yang telah diajukan selama beberapa tahun terakhir.
Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa kantor sekretariat yang baru ini tidak hanya akan digunakan untuk urusan administratif internal. Pihaknya berencana menyulap fasilitas tersebut menjadi ruang publik demokrasi.








