Jakarta – Seleksi administrasi menjadi tahap penting dalam proses penerimaan Beasiswa LPDP Tahap 2 2026. Pada tahap ini, kelengkapan dan kesesuaian dokumen menjadi salah satu faktor utama yang menentukan apakah pelamar dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.
LPDP menjelaskan sejumlah kesalahan yang dapat menyebabkan pelamar dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Surat Usulan PNS/TNI/Polri Tidak Sesuai
Bagi pelamar dari kalangan PNS, TNI, atau Polri, surat usulan harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP.
Pelamar dapat gagal apabila:
- Surat tidak disahkan pejabat eselon II yang membidangi SDM.
- Surat tidak mencantumkan nama dan NIP/NRP pelamar.
- Surat tidak ditujukan untuk beasiswa LPDP.
- Bidang yang direkomendasikan berbeda dengan pilihan bidang studi dalam aplikasi.
Karena itu, pelamar perlu mengecek kembali setiap detail dalam surat sebelum mengunggahnya.
2. Sertifikat Bahasa Inggris Bermasalah
Dokumen kemampuan bahasa Inggris juga menjadi salah satu bagian yang diperiksa dalam seleksi administrasi.
Beberapa penyebab kegagalan antara lain:
- Skor tidak memenuhi batas minimal yang dipersyaratkan.
- Keaslian sertifikat tidak dapat diverifikasi melalui portal resmi lembaga penerbit.
- Sertifikat sudah kedaluwarsa atau berusia lebih dari dua tahun.
Untuk LPDP Tahap 2 2026, sertifikat bahasa Inggris yang digunakan harus masih berlaku setidaknya sampai 22 September 2026.
3. Letter of Acceptance Tidak Sesuai
Memiliki Letter of Acceptance (LoA) belum otomatis membuat pelamar lolos seleksi administrasi.
LPDP juga memeriksa kesesuaian isi LoA. Pelamar dapat dinyatakan tidak lolos jika:
- LoA tidak mencantumkan tanggal intake atau mulai studi.
- Kampus atau program studi berada di luar daftar LPDP tanpa dokumen pendukung yang dipersyaratkan.
- LoA masih bersifat conditional atau memiliki persyaratan tambahan.
- Tidak melampirkan surat defer apabila tanggal mulai studi lebih cepat dari ketentuan LPDP.
- Isi LoA berbeda dengan tujuan studi yang dicantumkan dalam aplikasi.
Dengan demikian, pelamar perlu memastikan informasi pada LoA benar-benar konsisten dengan data yang dimasukkan ke sistem pendaftaran.
4. Menggunakan Dokumen atau Data Palsu
Kesalahan yang paling serius adalah menggunakan dokumen atau data palsu.
LPDP menegaskan bahwa informasi dan dokumen yang disampaikan harus asli, benar, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Pemalsuan dokumen maupun informasi dapat menyebabkan akun pendaftaran diblokir setidaknya selama lima tahun.
Jadwal LPDP Tahap 2 2026
Berikut jadwal penting Beasiswa LPDP Tahap 2 2026:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | Hingga 31 Juli 2026 |
| Seleksi administrasi | 3–27 Agustus 2026 |
| Pengumuman administrasi | 28 Agustus 2026 |
| Masa sanggah | 29 Agustus–1 September 2026 |
| Pengumuman hasil sanggah | 22 September 2026 |
| Simulasi Seleksi Bakat Skolastik | 27–28 September 2026 |
| Seleksi Bakat Skolastik | 29 September–4 Oktober 2026 |
| Pengumuman hasil SBT | 9 Oktober 2026 |
| Seleksi Substansi | 14 Oktober–20 November 2026 |
| Pengumuman hasil akhir | 30 November 2026 |
| Perkuliahan paling cepat | Januari 2027 |
Jangan Hanya Mengejar Kelengkapan
Kesalahan dalam seleksi administrasi LPDP tidak selalu karena dokumen tidak ada. Kesesuaian isi, masa berlaku, keaslian, hingga konsistensi informasi antarberkas juga menjadi hal penting.
Karena itu, pelamar sebaiknya melakukan pemeriksaan akhir sebelum mengirimkan aplikasi. Pastikan semua dokumen sesuai persyaratan dan tidak ada informasi yang saling bertentangan.
Bagi calon penerima LPDP, ketelitian pada tahap administrasi bisa menjadi langkah awal yang menentukan perjalanan menuju beasiswa. Jangan sampai peluang mendapatkan beasiswa terlewat hanya karena kesalahan dokumen yang sebenarnya dapat dicegah.










