Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi perguruan tinggi dengan komersialisasi paten tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data yang dikutip detikEdu, UGM memiliki 35 paten dengan nilai royalti mencapai Rp15 miliar. Jumlah tersebut menempatkan UGM di atas Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). detikcom
ITB tercatat memiliki 32 paten dengan nilai royalti sekitar Rp12,4 miliar, sementara IPB memiliki 30 paten dengan nilai royalti Rp10,8 miliar. Direktur Paten DJKI Andreansjah menekankan bahwa paten tidak seharusnya hanya berhenti sebagai sertifikat, tetapi perlu dimanfaatkan sehingga menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat dan inventor. detikcom
Di UGM, Fakultas Teknik serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam menjadi dua fakultas yang paling banyak menyumbangkan paten. UGM melalui Intellectual Property Management Office juga terus memperkuat regulasi, fasilitasi, perlindungan hukum, edukasi, dan kurasi untuk mendorong hilirisasi hasil penelitian. detikcom
UGM selanjutnya mendorong agar hasil riset yang telah memperoleh perlindungan paten dapat dikembangkan dan masuk ke pasar secara lebih luas. Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, praktisi, regulator, dan masyarakat agar inovasi kampus dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.










