Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak murid Indonesia berpartisipasi dalam Enikki Festa 2026/2027, sebuah ajang internasional yang mendorong anak-anak menuangkan pengalaman sehari-hari melalui gambar dan tulisan.
Mengusung tema “Inilah Hidupku” (This is My Life), kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan literasi, serta menyampaikan pesan persahabatan dan perdamaian kepada anak-anak dari berbagai negara.
Sosialisasi Enikki Festa 2026/2027 dibuka oleh Kepala Biro Kerja Sama Kemendikdasmen, Sholahuddin, di Tangerang Selatan, Banten, pada Kamis (5/11/2026). Kemendikdasmen+1
1. Enikki Festa 2026/2027 Mengusung Tema “Inilah Hidupku”
Enikki Festa 2026/2027 mengangkat tema “Inilah Hidupku” (This is My Life). Melalui tema ini, peserta diajak menceritakan pengalaman menarik dalam kehidupan sehari-hari melalui ilustrasi dan tulisan.
Karya yang dibuat diharapkan tidak hanya menampilkan kreativitas anak, tetapi juga membawa pesan positif tentang persahabatan, kepedulian, dan perdamaian.
Kepala Biro Kerja Sama Kemendikdasmen, Sholahuddin, menjelaskan bahwa Enikki Festa bukan sekadar kegiatan menggambar. Ajang ini menjadi sarana edukatif bagi murid untuk mengamati lingkungan, merefleksikan pengalaman, serta mengekspresikan gagasan dan perasaan melalui karya.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan penerapan Pembelajaran Mendalam karena anak diajak menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman nyata. Kemendikdasmen+1
2. Syarat Peserta dan Ketentuan Karya Enikki Festa 2026/2027
Kompetisi Enikki Festa 2026/2027 ditujukan bagi anak-anak berusia 6–12 tahun.
Peserta perlu membuat satu karya yang terdiri dari tiga halaman menggunakan kertas berukuran A4. Karya tersebut menggabungkan gambar dan cerita yang menggambarkan pengalaman peserta sesuai tema yang ditentukan.
Berikut ketentuan utama yang perlu diperhatikan:
| Ketentuan | Informasi |
|---|---|
| Nama kegiatan | Enikki Festa 2026/2027 |
| Tema | Inilah Hidupku |
| Usia peserta | 6–12 tahun |
| Bentuk karya | Gambar disertai cerita |
| Jumlah halaman | 3 halaman |
| Ukuran kertas | A4 |
| Batas pengiriman | 30 November 2026 |
Peserta dapat mengangkat pengalaman pribadi, kehidupan keluarga, budaya daerah, tradisi, maupun kegiatan sehari-hari yang memiliki pesan positif. Kemendikdasmen+1
3. Cara Mengirim Karya dan Link Pendaftaran Enikki Festa
Bagi murid yang ingin mengikuti kompetisi ini, karya dapat dikirimkan melalui alamat surat elektronik yang telah disediakan panitia.
Berikut informasi pengiriman karya:
Pendaftaran Enikki Festa 2026/2027
Batas pengiriman
30 November 2026
Email pengiriman karya
Salin
Buka Informasi dan Pendaftaran
Informasi berdasarkan siaran pers Kemendikdasmen.Kemendikdasmen+1
4. Enikki Festa Dorong Kreativitas, Literasi, dan Karakter Anak
Menurut Sholahuddin, kegiatan menggambar dan menulis dalam Enikki Festa dapat membantu murid mengembangkan kemampuan literasi sekaligus membangun karakter positif.
Melalui proses pembuatan karya, anak-anak dilatih untuk mengembangkan beberapa kemampuan, di antaranya:
- Kreativitas: menuangkan pengalaman dan imajinasi ke dalam gambar.
- Literasi: menyampaikan cerita dan gagasan melalui tulisan.
- Kejujuran: menggambarkan pengalaman berdasarkan apa yang dirasakan dan dialami.
- Rasa syukur: mengenali hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari.
- Kepedulian: memahami lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.
Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) periode 2025–2026, Ananto Kusuma Seta, juga menilai Enikki Festa relevan untuk memperkuat pesan persahabatan dan perdamaian.
Menurutnya, kreativitas anak perlu diarahkan untuk menghasilkan karya yang membawa pesan positif, terutama di tengah tantangan sosial seperti perundungan, kekerasan, dan ujaran kebencian. Kemendikdasmen+1
5. Murid Indonesia Pernah Perkenalkan Budaya Bali melalui Enikki Festa
Partisipasi murid Indonesia dalam Enikki Festa edisi sebelumnya juga menghasilkan pengalaman membanggakan.
Salah satunya adalah Ni Kadek Ayunindita Gayatri, murid SMP Negeri 103 Jakarta, yang mengikuti Enikki Festa 2024/2025.
Dalam kompetisi tersebut, Nindi mengangkat pengalaman mengikuti tradisi budaya Bali, yaitu upacara Melasti dan pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi pada 2024.
Ia mengerjakan gambar selama kurang lebih satu minggu menggunakan kertas A4, dilengkapi cerita yang menjelaskan pengalaman dan makna tradisi tersebut.
Bagi Nindi, penghargaan yang diperolehnya bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga kesempatan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menginspirasi murid lainnya untuk berani berkarya dan memperkenalkan budaya lokal melalui kreativitas. Kemendikdasmen+1
6. Kemendikdasmen Harapkan Partisipasi Murid Indonesia Meningkat
Kemendikdasmen berharap semakin banyak murid Indonesia mengikuti Enikki Festa 2026/2027. Semakin luas partisipasi anak-anak, semakin besar pula kesempatan karya Indonesia dikenal di tingkat internasional.
Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya berkesempatan menunjukkan kemampuan menggambar dan menulis, tetapi juga belajar menghargai perbedaan, mengenalkan budaya daerah, serta menyampaikan pesan kemanusiaan.
Enikki Festa menjadi salah satu wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bahwa pengalaman sederhana dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi karya yang bermakna dan menginspirasi anak-anak di berbagai belahan dunia.








