Murid SNT 6 Bone Bolango, Gorontalo, mempelajari mitigasi bencana melalui pembelajaran berbasis STEM. Proyek bertajuk Literacy Exploration and Disaster Mitigation Simulation mengajak siswa memahami risiko gempa bumi dan cuaca ekstrem yang dekat dengan kehidupan mereka.
Dalam proyek tersebut, siswa mengolah data curah hujan dan magnitudo gempa dari BMKG, melakukan riset, berdiskusi, serta membuat rencana mitigasi, simulasi digital, dan peta pikiran interaktif. Pembelajaran juga melibatkan kunjungan ke perpustakaan dan dialog langsung dengan narasumber BMKG.
Kegiatan ini tidak hanya mengembangkan pengetahuan sains dan matematika, tetapi juga kemampuan teknologi, bahasa, berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Siswa belajar menghubungkan berbagai mata pelajaran dengan kondisi nyata di lingkungan mereka.
Melalui pembelajaran tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga lebih siap menghadapi gempa maupun cuaca ekstrem. STEM menjadi sarana untuk mengubah pengetahuan menjadi kesiapsiagaan dan tindakan nyata.









