Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 6 Jakarta menerapkan sistem absensi digital yang terhubung langsung dengan ponsel orang tua atau wali murid. Inovasi ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan siswa sekaligus membantu orang tua memantau kehadiran anak selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Sistem absensi digital tersebut mulai diterapkan sejak Juli 2026. Dengan teknologi ini, pencatatan kehadiran tidak lagi hanya mengandalkan metode manual, tetapi dilakukan secara otomatis melalui perangkat pembaca kartu pelajar yang tersedia di lingkungan sekolah. <Cite refs={[“turn273305news10”]}/>
Cara Kerja Absensi Digital MAN 6 Jakarta
Penggunaan sistem absensi digital di MAN 6 Jakarta dirancang agar mudah digunakan oleh siswa. Mereka cukup menempelkan kartu pelajar pada mesin pembaca yang telah disediakan sekolah.
Setelah kartu terbaca, data kehadiran siswa akan tercatat secara otomatis dan terintegrasi dengan aplikasi Mirsani. Sistem kemudian mengirimkan notifikasi secara langsung ke ponsel orang tua atau wali murid sehingga informasi kedatangan anak dapat diketahui tanpa harus menanyakannya secara langsung.
Dengan pemberitahuan secara real time, orang tua dapat memantau waktu kehadiran siswa di sekolah. Sistem ini juga diharapkan membantu pihak sekolah dan keluarga mendeteksi lebih awal apabila terdapat ketidakhadiran yang perlu dikonfirmasi.
Orang Tua Bisa Memantau Perkembangan Siswa
Aplikasi Mirsani tidak hanya digunakan untuk memantau kehadiran. Orang tua juga dapat mengakses sejumlah informasi mengenai perkembangan anak selama mengikuti kegiatan pendidikan.
Informasi yang tersedia meliputi penilaian akademik dan nonakademik, riwayat pelanggaran, serta catatan bimbingan konseling. Akses terhadap informasi tersebut diharapkan membantu orang tua memahami perkembangan anak secara lebih menyeluruh.
Dengan adanya sistem ini, komunikasi antara sekolah dan keluarga diharapkan menjadi lebih terbuka. Apabila muncul persoalan mengenai kedisiplinan atau proses belajar, orang tua dapat lebih cepat mengetahui informasi yang diperlukan untuk memberikan pendampingan.
Teknologi Digital untuk Meningkatkan Kedisiplinan
Penerapan absensi digital menjadi salah satu langkah MAN 6 Jakarta dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengelolaan pendidikan. Pencatatan kehadiran secara otomatis dapat membantu sekolah mengurangi ketergantungan pada pendataan manual dan mempermudah pemantauan kehadiran siswa.
Sistem tersebut juga diharapkan mendorong siswa agar lebih disiplin dalam menjalankan aktivitas sekolah, termasuk saat datang dan pulang. Informasi kehadiran yang diterima orang tua dapat menjadi bagian dari pengawasan bersama antara keluarga dan pihak sekolah.
Meski demikian, teknologi absensi tetap perlu diimbangi dengan pembinaan karakter, komunikasi yang baik, serta pendampingan terhadap siswa yang mengalami kendala kehadiran.
Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Jadi Kunci
Pengawasan kehadiran siswa akan lebih efektif apabila sekolah dan orang tua saling bekerja sama. Melalui sistem digital, orang tua memperoleh informasi lebih cepat, sedangkan sekolah memiliki catatan kehadiran yang dapat digunakan untuk menindaklanjuti persoalan kedisiplinan.
Apabila siswa tidak hadir atau mengalami keterlambatan, informasi tersebut dapat menjadi dasar bagi sekolah dan keluarga untuk melakukan konfirmasi serta mencari penyebabnya.
Dengan dukungan teknologi dan komunikasi yang konsisten, MAN 6 Jakarta berharap dapat membangun lingkungan belajar yang lebih tertib dan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.





